Selamat datang di situs resmi Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta
05-09-2018

Penguatan Jaringan Masyarakat Anti KKN



Kepala Seksi Penerangan Hukum M. Nirwan Nawawi, SH., MH melaksanakan Penerangan dan Penyuluhan Hukum Penguatan Jaringan Masyarakat Anti KKN di SMA Negeri 79 Jakarta pada hari Senin tanggal 3 September 2018. Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00 dan berakhir pada pukul 12.30 WIB dihadiri oleh Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta bapak Sularno beserta jajaran, Kepala Sekolah, Guru serta Siswa - siswi SMA Negeri 79 Jakarta yang berjumlah 81 peserta.
 
Tiga narasumber dalam kegiatan tersebut adalah M. NIRWAN NAWAWI, SH., MH (Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta), Dr. CAREL WILLIAMS, M, SH., MH (Kepala Seksi A pada Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta) serta AKBAR SULISTYO, SH., MH, (Jaksa Fungsional pada Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta) dengan tema yang disampaikan adalah Saatnya Anak Muda Tampil Menjadi Generasi Anti Korupsi.
 
Korupsi merupakan masalah serius karena dapat membahayakan stabilitas dan keamanan masyarakat, merusak nilai-nilai demokrasi dan moralitas dan membahayakan pembangunan ekonomi, sosial politik, sehingga perlu mendapat perhatian dari  pemerintah dan masyarakat. Salah satu upaya untuk menekan tingginya angka korupsi adalah upaya pencegahan. Upaya pencegahan kejahatan korupsi harus dilakukan sedini mungkin dan dimulai dari anak usia sekolah. Ditanamkannya pendidikan anti korupsi sejak dini kepada anak usia sekolah bertujuan agar peserta didik memiliki jiwa anti korupsi. Jiwa anti korupsi inilah yang akan menjadi benteng bagi mereka untuk tidak melakukan perbuatan korupsi jika mereka sudah dewasa kelak. Memberikan pendidikan anti korupsi bisa dimulai sejak dini. Pada usia emas ini, anak akan merekam berbagai informasi disekitarnya sehingga pada usia dewasa nanti anak memiliki kesiapan dan karakter yang baik.
 
Dalam kesempatan yang sama, narasumber juga menjelaskan tentang Pencegahan Terjadinya Tindak Pidana Pada Anak di DKI Jakarta seperti Persekusi, Hoak, Bullying, terkait Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) serta Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta dilanjutkan dengan pemutaran video “kenali hukum jauhkan hukuman”.
 
Selain memberikan pemaparan materi, narasumber juga membagikan  Stiker yang bertuliskan INDONESIA BERSIH TRANSPARAN TANPA KORUPSI, AWAS BAHAYA LATEN KORUPSI, KORUPSI NO WAY (dua jenis) serta membagikan Booklet dan Buku Saku Bentuk – Bentuk Tindak Pidana Korupsi Sesuai UU Tahun 1999 JO. UU Nomor 20 Tahun 2001.