Selamat datang di situs resmi Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta
18-08-2015

Jaksa Agung R.I Pimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-70 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia



Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-70 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang dipimpin oleh Jaksa Agung Republik Indonesia H.M. Prasetyo selaku inspektur upacara, hari Senin 17 Agustus 2015 pukul 07.30 Wib bertempat di lapangan upacara Kejaksaan Agung dihadiri oleh Wakil Jaksa Agung R.I, para Jaksa Agung Muda, Staf Ahli, pejabat eselon II, Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Kepala Kejaksaan Negeri Se-DKI Jakarta, pejabat eselon III, dan seluruh pegawai di lingkungan Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, dan Kejaksaan Negeri Se-DKI Jakarta yang berlangsung khidmat.
Tema peringatan hari ulang tahun ke-70 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2015 ini adalah "Ayo Kerja".
Dalam amanatnya Jaksa Agung mengatakan, tema “ayo kerja” sangat tepat dalam menjawab tantangan dan situasi saat ini, khususnya dalam memenuhi berbagai harapan masyarakat. Karena semua harapan tersebut hanya akan dapat dicapai dengan bekerja. Hanya dengan bekerja, sebuah bangsa akan meraih kemakmuran dan kejayaannya. Tema ini diharapkan juga dapat dijadikan sebagai pintu masuk untuk upaya mengatasi berbagai persoalan yang masih di rasakan dan menghimpit masyarakat. Tema tersebut juga sejalan dengan tema peringatan Hari Bhakti Adhyaksa kita tahun ini yakni, “Tingkatkan Kinerja, Bela Anak Bangsa”, mengandung makna bahwa Kejaksaan selaku institusi penegak hukum dalam bekerja hendaknya didasarkan dan memiliki Idealisme, Nilai, dan Citra. Idealisme dimaknai bahwa insan Adhyaksa harus dapat mengabdikan dirinya menjadi pembela rakyat, berpihak kepada kebenaran dan keadilan. Nilai, artinya apa yang ditugaskan oleh Negara kepada lembaga Kejaksaan harus dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi rakyat yang hasilnya dapat dirasakan oleh rakyat. Sedangkan Citra dimaksudkan bahwa apa yang dilakukan Lembaga dan korps Kejaksaan harus dapat memperlihatkan jati dirinya sebagai jajaran penegak hukum yang bermartabat dan terpercaya yang dekat dan mengutamakan untuk selalu membela kepentingan rakyat.
Kejaksaan sebagai bagian dari aparat penegak hukum, untuk dapat mewujudkan supremasi hukum dalam arti yang sebenarnya agar kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara dapat selaras dengan cita-cita para pendiri bangsa. Salah satu wujud nyata dari penegakan supremasi hukum tersebut, adalah terciptanya persamaan hak setiap warga Negara di depan hukum (equality before the law), serta peradilan yang independen dan tidak memihak (fair tribunal and independence of judiciary). Di sisi lain, kita juga harus terpanggil menjadi pelopor dalam menjaga kehidupan berdemokrasi sebagai wujud dari kemerdekaan dan kebebasan menentukan pilihan serta kehendak, menghindarkan demokrasi dari upaya pemaksaan. [as]
 
(Sumber: www.kejaksaan.go.id)